Keberhasilan pembangunan bangsa Indonesia yang ditandai dengan semakin berkembangannya pertumbuhan perekonomian nasional ternyata membawa dampak positif terhadap kehidupan dunia industri. Hal ini terlihat dengan semakin tumbuh suburnya berbagai industri, baik dalam hal perdagangan, industri manufaktur, perbankan, perhotelan, pariwisata, serta bidang jasa lainnya. Pertumbuhan yang demikian cepat tersebut tentunya tidak lepas dari semakin meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjalankan berbagai aktivitas dalam industri yang bersangkutan.
Kebutuhan untuk meningkatkan jumlah SDM yang berkualitas memerlukan upaya yang serius dari berbagai pihak, dalam hal ini tidak hanya oleh pihak Pemerintah melainkan pihak Swasta pun ikut bertanggung jawab terhadap peningkatan kualitas SDM. Hadirnya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dirasakan memberikan angin segar karena dapat meringankan tugas Pemerintah dalam penyiapan SDM yang berkualitas.
Berangkat dari tuntutan dunia industri yang membutuhkan SDM yang berkualitas (di samping keterbatasan Pemerintah dalam menyediakan institusi pendidikan secara menyeluruh), maka pada tanggal 01 Juni 1993 didirikanlah Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia (ASMI) “DESANTA” Yogyakarta. Sebagaimana Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tanggal 07 Juli 1994 No. 052/D/O/1994, maka ASMI “DESANTA” telah mendapatkan status TERDAFTAR untuk menyelenggarakan pendidikan jalur profesional Jurusan Sekretari, Program Studi Kesekretariatan.
Dalam perjalanan waktu yang relatif begitu singkat, ASMI DESANTA mendapatkan respon positif baik dari masyarakat maupun instansi pemerintah dan perusahaan swasta. Adanya respon yang baik dari masyarakat ini memberikan motivasi tersendiri bagi para pengelola ASMI “DESANTA” untuk memberikan pelayanan yang sebaik mungkin bagi mahasiswa melalui software, hardware, dan brainware yang kesemuanya dimaksudkan agar ASMI “DESANTA” mampu membekali para mahasiswanya sehingga menjadi calon tenaga kerja yang siap bekerja dan memiliki kemampuan adaptasi dalam berbagai bidang kerja. Hal ini terbukti dengan diperolehnya status DISAMAKAN pada tahun 2000 yang diberikan oleh pemerintah dengan SK Dirjen Dikti No. 388/DIKTI/Kep/2000. Hal ini didasari oleh perkembangan penyelenggaraan pendidikan yang semakin baik, yaitu terbukti dengan tingkat kelulusan yang memuaskan dan cepat terserap di bursa kerja.
Dari sisi software, ASMI “DESANTA” menyiapkan kurikulum yang mengacu pada Kurikulum Nasional serta dilengkapi dengan Kurikulum Lokal yang dimaksudkan untuk menambah bekal pengetahuan dan keterampilan diantaranya ketrampilan berbahasa Inggris, Mandarin dan Jepang. Dari sisi hardware, ASMI “DESANTA” berupaya melengkapi sarana dan fasilitas pendidikan yang memadai, diantaranya adanya laboratorium mengetik (manual dan elektronik), laboratorium komputer, laboratorium bahasa, laboratorium internet, laboratorium teknologi perkantoran modern, laboratorium kesekretariatan, serta penyediaan peralatan kantor modern berbasis teknologi informasi yang kesemuanya dimaksudkan untuk lebih meningkatkan keterampilan lulusannya.
Sedangkan dari sisi brainware, ASMI “DESANTA” didukung oleh tenaga pengajar yang handal serta dukungan manajemen pengelola ASMI “DESANTA” yang memiliki komitmen untuk keberhasilan mahasiswanya.
Penyediaan perangkat operasional ASMI DESANTA sebagaimana disebutkan di atas dilandasi oleh tekad luhur agar lulusan memiliki kualifikasi sebagai berikut:
- Memiliki kepribadian yang baik sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia
- Memiliki kemampuan untuk menerapkan secara profesional ilmu pengetahuan yang telah diperolehnya di bidang kesekretariatan
- Mampu bertindak sebagai seorang sekretaris yang profesional serta berdedikasi tinggi dan berorientasi pada perkembangan nasional
- Mampu mengikuti perkembangan, kreatif, produktif, serta peka terhadap perubahan lingkungan.
Meskipun ASMI DESANTA sudah memperoleh status disamakan, akan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat untuk memberikan pelayanan yang sebaik mungkin. Dengan adanya keinginan untuk memberi yang terbaik itulah mendorong pengelola dan penyelenggara ASMI DESANTA berupaya melakukan peningkatan pada berbagai aspek yang merupakan elemen penting untuk peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan, termasuk upaya untuk mendapatkan hibah bersaing dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.
Melalui hibah bersaing tersebut, proses pembelajaran berbasis IT sudah dapat dirasakan oleh mahasiswa ASMI DESANTA. Manajemen perkuliahan dilakukan secara on line di mana didalamnya terdapat bahan perkuliahan yang bisa diakses mahasiswa secara on line, mengelola e-mail, browsing internet, pemberian latihan dan evaluasinya secara on line, simulasi rapat antara mahasiswa dengan menggunakan fasilitas webcam, dan lain-lain.
Konsekuensi dari komitmen ASMI DESANTA juga berimbas bagi para dosen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pembelajaran agar terjadi sinergi antara proses pembelajaran dan kapasitas serta kapabilitas dosen dalam transfer knowledge berbasis IT. Adanya usaha dan kerja keras dari para dosen untuk selalu mengembangkan wawasannya di bidang kesekretariatan modern dengan memanfaatkan teknologi informasi berdampak pada meningkatnya wawasan mahasiswa terutama mengenai dunia kesekretariatan modern. Hal ini terbukti dengan kualitas lulusan yang memiliki pengetahuan dan cara pandang modern mengenai dunia kesekretariatan modern sehingga lulusan tidak lagi mengalami gagap teknologi saat menjalankan profesinya sebagai sekretaris yang mengelola tugas administratif pimpinan berbasis IT.
Untuk memperluas wawasan pengetahuan, kepada para mahasiswa diberikan kuliah umum, studi banding ke berbagai perusahaan seperti PT. Coca Cola Amatil, PT. Jamu Jago, Kantor Kearsipan Nasional di Semarang, PT. Pos Indonesia, Harian Umum Pikiran Rakyat, PT Telkom, Politeknik ITB, PT Sritex Sukoharjo, Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Pos, Indosat, Bank Indonesia Surabaya, Dinas Pariwisata Pemda Bali, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat di Bandung dan instansi lainnya. Semua kegiatan tersebut dimaksudkan agar ASMI “DESANTA” mampu menyelenggarakan pendidikan sesuai perkembangan yang ada.
Apa yang diupayakan seperti dikemukakan di atas ternyata mampu menunjukkan hasil yang menggembirakan yaitu banyaknya alumni yang sudah bekerja tersebar di Yogyakarta, Jakarta dan kota-kota besar lainnya dan sebagian besar merupakan permintaan dari user atau pengguna jasa alumni ASMI DESANTA. Hal ini menunjukkan bahwa pola pendidikan ASMI DESANTA mampu mengantarkan para alumninya untuk menembus dunia kerja.












